Dewasa ini, masih banyak praktik-praktik senioritas di tubuh Gerakan Pramuka. Masih terlihat di gugus depan atau satuan-satuan lainnya.
Banyak anggota yang beranggapan, senioritas merupakan tradisi yang ada di satuannya, ataupun ada yang beranggapan kalau ini merupakan waktunya untuk balas dendam, karena sebelumnya pernah merasakan hal yang sama.
Hal ini biasanya terjadi pada saat pelantikan atau kenaikan tingkat. Biasanya para kakak senior memberikan bentuk kedisiplinan kepada adik-adiknya. Namun kenyataannya bukannya kedisiplinan yang diberikan melainkan kekerasan terhadap adik-adiknya.
Berbagai materi dan aktivitas kepramukaan turut mewarnai jalannya PERJUSAMI, mulai dari keterampilan kepramukaan, perlombaan antar regu dan antar sangga, permainan kekompakan, ibadah berjamaah, api unggun, pentas seni, hingga kegiatan-kegiatan lain yang menguji kemampuan berpikir, komunikasi, dan kerja sama tim.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar berkat kerja sama panitia, pembina, pendamping, serta seluruh peserta.
Antusiasme peserta terlihat dalam setiap rangkaian kegiatan. Semangat kebersamaan, disiplin, dan kekompakan menjadi nilai yang tumbuh selama perkemahan, sehingga acara ini tidak hanya menjadi ajang mengembangkan keterampilan kepramukaan, tetapi juga menjadi wadah pembentukan karakter bagi generasi muda.
Kegiatan ini turut mendapat apresiasi dari Ketua Sako SPN (Satuan Komunitas Pramuka Sekawan Persada Nusantara / Sako Sekawan Persada Nusantara) DKI Jakarta, Ka Dwi Suprayogi, S.Kom. Beliau menilai bahwa kegiatan seperti ini sangat baik sebagai sarana pembinaan generasi muda karena mampu membangun karakter, memperkuat mental, serta meningkatkan nilai-nilai spiritual para peserta melalui berbagai aktivitas kepramukaan yang edukatif dan bermakna.
PERJUSAMI PENGGALANG PENEGAK 2026 ditutup dengan upacara penutupan yang berlangsung khidmat serta pemberian penghargaan kepada regu dan sangga yang berhasil menunjukkan prestasi terbaik selama kegiatan.
Selama tiga hari pelaksanaan, seluruh peserta telah mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan penuh semangat, disiplin, dan rasa tanggung jawab, mencerminkan nilai-nilai luhur Gerakan Pramuka.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta mampu mengimplementasikan ilmu, pengalaman, dan nilai-nilai yang telah diperoleh dalam kehidupan sehari-hari. PERJUSAMI 2026 menjadi bukti nyata bahwa kegiatan kepramukaan tidak hanya berfungsi sebagai sarana pembelajaran keterampilan, tetapi juga sebagai media pembinaan karakter, kepemimpinan, spiritualitas, serta penguatan mental generasi muda.
Dengan semangat tema “Membangun Generasi Profesional Religius Berlandaskan 29 Karakter Luhur melalui Kegiatan Kepramukaan”, diharapkan lahir generasi Pramuka yang berintegritas, mandiri, berakhlak mulia, dan siap memberikan kontribusi positif bagi agama, bangsa, dan masyarakat.
Pewarta: Isnan Sako Persada Nusantara
Belum ada komentar
Jadilah orang pertama yang memberikan komentar pada berita ini.