Menurut Kak Ismed, para peserta menyepakati dua materi yang akan diterapkan secara seragam di seluruh gugus depan, yakni tata

Menurut Kak Ismed, para peserta menyepakati dua materi yang akan diterapkan secara seragam di seluruh gugus depan, yakni tata pelaksanaan upacara pembukaan dan penutupan latihan pada setiap golongan serta tata cara pengisian Syarat Kecakapan Umum (SKU), Syarat Kecakapan Khusus (SKK), dan Syarat Pramuka Garuda (SPG) beserta rentang waktu pelaksanaannya.
 

“Kami berharap kesepakatan ini dapat menjadi langkah awal untuk menyamakan persepsi dan meningkatkan kualitas pembinaan kepramukaan di Kota Pekanbaru,” katanya.
 

Ia juga mengapresiasi seluruh peserta yang mengikuti kegiatan dengan penuh antusiasme selama tiga hari tanpa kendala berarti.
 

“Selama kegiatan berlangsung, seluruh peserta mengikuti setiap sesi dengan riang gembira dan tidak ada yang mengalami gangguan kesehatan,” tambahnya.
 

Atas nama panitia, Kak Ismed menyampaikan terimakasih kepada Ketua Kwarcab Kota Pekanbaru, Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Pekanbaru, Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, seluruh panitia, fasilitator, narasumber, dan peserta yang telah mendukung suksesnya kegiatan tersebut.
 

“Mudah-mudahan pengorbanan Kakak-kakak meninggalkan keluarga dan tugas sehari-hari demi mengikuti kegiatan ini menjadi amal ibadah dan mendapatkan balasan terbaik dari Allah SWT,” tuturnya.
 

Sementara itu, mewakili peserta, Kak Nurindah Sari, S.Pd.Gr mengungkapkan bahwa Karang Pamitran menjadi pengalaman berharga yang memberikan banyak manfaat bagi para pembina Pramuka.
 

“Kegiatan ini menjadi wadah yang sangat berharga untuk menambah wawasan, mempererat persaudaraan, meningkatkan keterampilan, dan menumbuhkan semangat pengabdian dalam Gerakan Pramuka,” ujarnya.

Menurutnya, suasana kekeluargaan yang terjalin selama kegiatan menjadi kesan paling mendalam yang dirasakan seluruh peserta.

“Setiap materi, permainan, diskusi, dan aktivitas yang kami ikuti memberikan pengalaman yang sangat berarti dan menjadi bekal untuk diterapkan serta dibagikan kepada peserta didik di gugus depan masing-masing,” katanya.
 

Ia berharap Karang Pamitran dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan program-program yang semakin kreatif, inovatif, dan bermanfaat bagi para pembina.
 

Dalam sambutannya, Kak Delimarnis menegaskan bahwa berakhirnya Karang Pamitran bukanlah akhir dari proses belajar seorang pembina Pramuka.
 

Ia mengajak seluruh peserta untuk terus mengembangkan diri, memperluas wawasan, dan mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama kegiatan di satuan masing-masing.
 

“Jangan jadikan Karang Pamitran ini sebagai wadah terakhir untuk menambah wawasan. Teruslah belajar dan menggali informasi dari berbagai sumber. Terapkan apa yang sudah diperoleh di gugus depan masing-masing,” pesannya.

Komentar

0 Komentar

Belum ada komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar pada berita ini.

Rekomendasi